Langsung ke konten utama
StellaMaris Indonesia
← Semua BeritaAdvokasi

Stella Maris Batam dan SPPI Perkuat Sinergi untuk Pastikan Kesejahteraan Pelaut Indonesia

Batam – Stella Maris Batam menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi bersama Serikat Pekerja Perikanan Indonesia (SPPI) dalam memperjuangkan perlindungan dan kesejahteraan pelaut serta awak kapal Indonesia, khususnya mereka yang bekerja di sektor perikanan dan pelayaran internasional.

Dilansir Voice Indonesia (29/3), kolaborasi tersebut dinilai penting mengingat masih banyak pelaut Indonesia menghadapi berbagai persoalan ketenagakerjaan, mulai dari eksploitasi, jam kerja berlebihan, kekerasan di atas kapal, penahanan dokumen, hingga minimnya akses perlindungan hukum dan sosial.

Direktur Stella Maris Batam, RP Ansensius Guntur, CS, mengatakan bahwa perlindungan terhadap pelaut Indonesia membutuhkan kerja bersama antara organisasi masyarakat sipil, serikat pekerja, lembaga keagamaan, dan pemerintah.

“Pelaut dan awak kapal merupakan kelompok pekerja yang sering tidak terlihat, padahal mereka bekerja dalam risiko tinggi dan jauh dari keluarga. Karena itu, sinergi berbagai pihak sangat penting agar hak-hak mereka benar-benar terlindungi,” ujarnya.

Menurutnya, Stella Maris Batam selama ini aktif memberikan pendampingan pastoral, advokasi kemanusiaan, edukasi hak-hak pekerja migran maritim, hingga bantuan sosial bagi awak kapal dan keluarga mereka di wilayah Kepulauan Riau yang menjadi jalur strategis pekerja maritim internasional.

Sementara itu, kerja sama dengan SPPI diharapkan semakin memperkuat upaya advokasi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi pelaut Indonesia, termasuk mendorong implementasi regulasi ketenagakerjaan maritim yang berpihak kepada pekerja.

Stella Maris Batam juga menilai ratifikasi Konvensi ILO C188 oleh Pemerintah Indonesia menjadi momentum penting yang harus dikawal bersama agar implementasinya benar-benar dirasakan oleh para pekerja di lapangan. Regulasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan standar kerja yang lebih manusiawi, aman, dan adil bagi awak kapal perikanan Indonesia.

“Kami berharap ke depan semakin banyak ruang dialog dan kerja bersama antara pemerintah, serikat pekerja, organisasi kemanusiaan, dan dunia usaha untuk membangun ekosistem kerja maritim yang menghormati martabat manusia,” tambah RP Ansensius Guntur, CS.

Melalui sinergi tersebut, Stella Maris Batam menegaskan bahwa perlindungan pelaut bukan hanya isu ketenagakerjaan, tetapi juga isu kemanusiaan yang menyangkut keselamatan, martabat, dan masa depan keluarga para pekerja maritim Indonesia.

Artikel Terkait

💬 Komentar (0)

Masuk atau daftar untuk ikut berkomentar.