Langsung ke konten utama
Stella MarisIndonesia
Tentang Kami

Sejak 1920, di sisi mereka yang melaut

Stella Maris Batam adalah bagian dari jaringan Stella Maris global yang telah mendampingi pelaut, nelayan, dan keluarga mereka lebih dari satu abad.

Berdiri sejak
1920
Jaringan
Global
Biaya pendampingan
Gratis
Arah Kami

Yang kami perjuangkan

Misi

Mendorong perkembangan manusia yang utuh bagi para pelaut, nelayan, dan keluarga mereka.

Visi

Menjadi organisasi terdepan yang memberikan perhatian menyeluruh bagi pelaut, nelayan, keluarga, dan komunitas mereka, dengan menumbuhkan harapan dan inklusi.

Tujuan

Menyambut pelaut dan nelayan sembari melindungi martabat dan hak mereka dari segala bentuk diskriminasi.

Rekam Jejak

Sejarah kami

  1. 1920

    Didirikan di Glasgow, Skotlandia

    Stella Maris didirikan oleh Arthur Gannon dan Peter F. Anson untuk mendampingi pelaut di pelabuhan-pelabuhan dunia.

  2. 2020

    Satu abad, jaringan terbesar di dunia

    Di usia ke-100, Stella Maris menjadi jaringan ship-visiting terbesar di dunia — beroperasi di lebih dari 300 pusat pelayanan di berbagai pelabuhan, didukung ribuan relawan.

  3. Juni 2022

    Hadir di Batam, Indonesia

    Stella Maris memulai pelayanannya di Batam di bawah Keuskupan Pangkalpinang, dipimpin oleh Rm. Marcello Martinez Hernandez, awalnya mendampingi keluarga pelaut secara bulanan.

  4. 2024

    Legalisasi dan perluasan pelayanan

    Rm. Ansensius Guntur melanjutkan kepemimpinan; Stella Maris Batam resmi terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM RI (Desember 2024) dan mulai melakukan kunjungan langsung ke kapal-kapal di pelabuhan.

Liputan Media

Dalam sorotan media

47 liputan — dari media Vatikan, pers internasional, kantor berita nasional, hingga jurnal akademik.

Vatican News20 Juli 2026

Indonesia, la denuncia dei lavoratori del mare: sui pescherecci abusi e truffe

Molto spesso lavorano anche 18 ore al giorno senza nemmeno la possibilità di riposarsi.
Romo Ansensius Guntur, chaplain Stella Maris, kepada Vatican News

Media resmi Vatikan mengangkat kesaksian pekerja laut Indonesia — gaji tak dibayar berbulan-bulan, kontrak disodorkan beberapa jam sebelum naik kapal, dan kerja hingga 18 jam sehari — melalui suara chaplain Stella Maris.

Bahasa Italia
L'Osservatore Romano18 Juli 2026

Un mare di soprusi

Harian resmi Takhta Suci Vatikan menuliskan kisah penindasan pekerja laut Indonesia sebagaimana dituturkan Romo Ansensius Guntur, chaplain jaringan Stella Maris.

Bahasa Italia
ANTARA News15 Mei 2026

Perlindungan pekerja laut perlu diperkuat setelah ratifikasi konvensi ILO 188

Kantor berita nasional mengutip Direktur Stella Maris Batam, RP Ansensius Guntur, dalam diskusi nasional tentang penguatan perlindungan pekerja laut setelah ratifikasi Konvensi ILO 188.

Bahasa Indonesia
Center for Migration Studies of New York (CMS)31 Maret 2026

Migrant Maritime Workers and the Stella Maris Scalabrinian Catholic Network

Laporan riset lembaga studi migrasi New York tentang kondisi pekerja maritim migran dunia dan peran jaringan Katolik Stella Maris Scalabrinian dalam mendampingi mereka — pelaut, nelayan, hingga pekerja pelabuhan.

Bahasa Inggris
Fokus Taiwan (CNA)20 Maret 2026

Sidak SPPI dan Stella Maris ke Kaohsiung temukan majikan siap bayar biaya perekrutan ABK

Kantor berita pusat Taiwan (CNA) meliput inspeksi bersama serikat pekerja perikanan Indonesia dan Stella Maris ke Kaohsiung yang mendorong majikan menanggung biaya perekrutan ABK.

Bahasa Indonesia
UCA News8 September 2023

Educationist Swiss missionary dies in Indonesia

He was willing to pay for my school fees until I finished high school.
Romo Ansensius Guntur mengenang Romo Waser Ernst Anton SVD, kepada UCA News

Kisah di balik chaplain kami: Romo Ansensius Guntur mengenang misionaris yang membiayai sekolahnya di Flores — akar panggilan pendampingan yang kini ia jalankan bagi pekerja laut.

Bahasa Inggris
Tempo30 Oktober 2022

Awak Kapal WNI Terkatung-Katung di Taiwan 8 Bulan, Dipulangkan

Tempo meliput akhir bahagia advokasi berbulan-bulan: 8 ABK WNI yang tertahan di Kaohsiung akhirnya dipulangkan — Romo Ansensius Guntur dari Stella Maris rutin naik ke kapal mengantar makanan dan mendampingi mereka.

Bahasa Indonesia
UCA News27 September 2022

Church group seeks repatriation of 8 Indonesian sailors

They just want to go home after months of being on the ship.
Romo Ansensius Guntur kepada UCA News

Perjuangan Stella Maris memulangkan 8 awak kapal Indonesia yang tertahan tujuh bulan di atas kapal kargo MV Jiang Ye yang mogok di Pelabuhan Kaohsiung, Taiwan — tanpa gaji dan tanpa boleh turun dari kapal.

Bahasa Inggris

Liputan lainnya

Kontak

Hubungi kami

Tim kami berbasis di Batam dan menjawab pada hari kerja.

Jl. Tiban III, Patam Lestari, Kec. Sekupang, Kota Batam, Kepulauan Riau 29426, Indonesia

WhatsApp

+6285363290722

Email

info@stellamaris.id